7 Makna Mendalam Lagu "Champagne Problems" oleh Taylor Swift

Table of Contents
ilustrasi minuman di perayaan (pexels.com/Alex P) 
Siapa yang tidak mengenal Taylor Swift? Penyanyi yang menerima penghargaan Grammy berulang kali ini memiliki segudang karya yang memikat hati penggemarnya. Pasalnya, lagu Taylor seringkali erat dengan penggambaran metafora yang indah dan makna yang dalam.

Salah satu lagu dari Taylor Swift adalah Champagne Problems. Lagu dari album Evermore ini menggambarkan kisah yang ternyata cukup pelik dan rumit. Bagi kamu yang penasaran dengan makna lagu ini, berikut adalah penjelasannya. Semoga kamu lebih paham!

1. Makna Champagne Problems

Champagne atau sampanye adalah minuman alkohol yang memiliki simbol kemewahan. Minuman ini biasanya ada dalam perayaan besar seperti perayaan kemenangan atau pernikahan. Istilah Champagne Problems sendiri merujuk pada masalah yang terlihat remeh dan seringkali dihadapi oleh orang yang ber-privilege

Misalnya, orang yang ingin liburan keluar negeri namun bingung memilih destinasi. Atau, bisa juga orang yang secara sosial dianggap sempurna namun tetap mengalami penolakan cinta. Dalam konteks lagu ini, Champagne Problems menggambarkan masalah pria yang lamaran pernikahannya ditolak oleh wanita meski telah lama menjalin hubungan bersama.  

2. Peliknya Perasaan Setelah Ditolak

Dalam lagu ini, terdapat bait “You booked the night train for a reason. So you could sit there in this hurt. Bustling crowds or silent sleepers. You're not sure which is worse”. Bait lagu tersebut menggambarkan peliknya perasaan tokoh pria pasca ditolak. 

Entah menghabiskan waktu dalam keramaian, atau bahkan terdiam dalam kesunyian sekalipun, rasa duka yang dirasakan tak dapat terelakkan. Penggambaran bait ini cukup mendalam, yang mana Taylor bisa mendeskripsikan perasaan tokoh pria dan membuat pendengar seakan hanyut dalam cerita. 

3. Mengenai Perasaan yang Tulus

Perasaan yang tulus bisa tergambar melalui lirik, “Your mom's ring in your pocket. My picture in your wallet”. Lirik lagu tersebut terasa manis dan personal. Pria dalam lagu ini seakan memiliki cara sendiri dalam mencintai dan hendak melamar. 

Tapi, lirik tersebut kemudian disusul dengan "Your heart was glass, I dropped it", yang bermakna perasaan tulus itu ditolak. Hati tokoh pria diibaratkan sebagai gelas kaca yang rapuh. Namun, wanita sebagai pencerita di lagu ini justru menjatuhkan gelas tersebut. Penggambaran ini terbilang cukup puitis dibandingkan hanya dengan kalimat “I broke your heart".

4. Terkait Ekspektasi Keluarga dan Orang Sekitar

Lagu Champagne Problems tidak hanya menggambarkan lamaran yang bersifat personal, tapi juga terkait ekspektasi orang sekitar. Pria dalam lagu ini menceritakan rencana lamaran pada keluarganya seperti di lirik "You told your family for a reason". Namun, pada akhirnya rencana tersebut berakhir dengan "Now no one's celebrating". 

Acara lamaran yang sebenarnya hendak dirayakan bersama, berakhir dengan tidak adanya perayaan sama sekali. Kembali seperti poin pertama, orang-orang sekitar menyebutnya sebagai masalah orang ber-privilege. Hal tersebut dipertegas melalui lirik "Your hometown skeptics called it Champagne problems".

5. Tentang Masalah Mental Perempuan

Satu hal menarik dari lagu ini adalah sebuah indikasi bahwa wanita, sebagai pencerita dalam lagu, ternyata memiliki masalah mental. Tidak dijelaskan secara detail masalah mental apa yang dihadapi. Namun, lirik "This dorm was once a madhouse” menunjukkan bahwa orang sekitar juga mengetahui kondisinya.  

Hal ini juga bisa menyiratkan arti bahwa wanita dalam lagu merasa tidak layak untuk menerima lamaran pernikahan yang ditujukan padanya. Kendati demikian, tokoh wanita tidak bisa memberikan alasan apapun sebagaimana dalam lirik, “And I couldn't give a reason”. 

6. Perasaan yang Tidak Akan Pernah Siap

Dalam budaya Inggris, ada rima anak-anak yang berbunyi "One for the money, two for the show, three to get ready, and four to go". Ini menggambarkan sebuah hitungan mundur sebelum memulai sesuatu. Namun sayangnya, hal berbeda justru ditemukan dalam lirik lagu Champagne Problems

Lirik lagu tersebut berbunyi "One for the money, two for the show, I never was ready, so I watch you go", yang menyatakan kesiapan yang tidak akan pernah ada. Ketidaksiapan itu kemudian berakhir dengan melihat tokoh pria yang pergi meninggalkan. 

7. Pria yang Pada Akhirnya Akan Menemukan Wanita Lain

Lagu ini ditutup dengan pemikiran tokoh wanita bahwa pria yang ditolaknya akan menemukan sosok lain. Lirik "But you'll find the real thing instead. She'll patch up your tapestry that I shred" menggambarkan bahwa akan ada sosok lain yang "memperbaiki" sesuatu yang telah rusak. 

Sosok itu tidak akan pernah pergi meninggalkan dan akan selalu bersama pria dalam lagu. Penolakan yang terjadi saat ini hanya akan terlihat sebagai masalah kecil. Karena suatu hari nanti, pria tersebut akan mendapat seseorang yang berkata “ya” saat dilamar dan hidup bersama. 

Itulah beberapa makna lagu Champagne Problems yang bisa dijelaskan secara garis besar. Lagu ini merupakan lagu yang penuh makna dan tentunya terdapat detail kecil yang bisa digali lebih dalam. Perasaan pelik dan rumitnya keadaan bisa terkemas dengan rapih melalui lirik yang puitis di dalam lagu ini. Selamat mendengarkan!

***

Tentang Penulis

Ahmada Rahmadhani, seorang perempuan kelahiran Sidoarjo yang tertarik dalam dunia kepenulisan. Menulis baginya adalah salah satu ekspresi jiwa yang mampu mengurai pikiran yang penuh. Menulis, pendidikan, dan bahasa Inggris adalah beberapa hal yang berusaha ia tekuni akhir-akhir ini. Ia dapat dihubungi melalui emailnya, ahmadarahmadhani@gmail.com

Komunitas Ufuk Literasi
Komunitas Ufuk Literasi Aktif menemani pegiat literasi dalam belajar menulis sejak 2020. Menghasilkan belasan buku antologi dan sukses menyelenggarakan puluhan kegiatan menulis yang diikuti ratusan peserta.

Posting Komentar