[PUISI] Kamera Mata-Mataku di Kala Hujan
Table of Contents
![]() |
| ilustrasi kamera premium untuk mendokumentasikan hujan (pexels.com/Reve2k) |
Manusia yang selalu kuingat adalah kamu.
Yang tengah duduk sendiri di depan ruangan.
Sembari mengamatiku bergentayangan.
Kala itu, wajahmu tegang seolah sedang merumuskan banyak pertanyaan.
Melihatku mengiup di tempat tak berteduh.
Berlari kesana-kemari berhamburan.
Dan berharap dengan was-was takut berbasah kuyup.
Aku masih merekap peristiwa itu begitu jelas.
Dan kamu, satu-satunya manusia yang tau kegilaanku.
Manusia kamera mata-mata.
Yang membuatku gugup sekaligus bahagia.
Sejak saat itu, hujan dan kamu adalah memori termanis untukku.
Walaupun sekali, peristiwa itu tersimpan dalam kenangan.
Ketika aku sedang rindu.
Sekaligus ketika aku menengadah di bawah curahan hujan.
Kudus, 21 Januari 2026
Puisi ini ditulis oleh: Agnia Fadillah Rahmadini
