[PUISI] Rintik Kerinduan
Table of Contents
![]() |
| ilustrasi tanaman yang terkena rintik air hujan (unsplash.com/Mike Kotsch) |
Merasakan sesuatu bergejolak dalam dada
Menarik diri tanpa aba
Tanpa berpikir apa yang sedang kurasa
Langit mulai menghitam menutup ceria sinar mentari
Mengingatkanku pada setiap peristiwa yang kita lewati
Seakan mengerti apa yang sedang kurasakan kini
Menahan rindu yang tak bisa kuakhiri
Air mataku berjatuhan bersama rintik hujan
Berharap kau nan jauh di sana juga merasakan
Rindu yang selalu datang tanpa undangan
Menyelimutiku dengan dinginnya kerisauan
Tegal, 21 Januari 2026
Puisi ini ditulis oleh: Zee

Keren puisi nya 🌸💐
Santun malam hadir menyapa
Keren kakak semangat selalu ya kak terus menulis