[PUISI] Serenada Rintik untuk Hati yang Retak
Table of Contents
![]() |
| ilustrasi jendela yang terlihat terbuka setelah hujan (unsplash.com/Kelly Sikkema) |
seperti nada pelan dari kesedihan yang tak pernah benar-benar reda.
Setiap tetes membawa cerita tentang harap yang pernah utuh,
lalu luruh menjadi sunyi tanpa sempat ku peluk sepenuh
Hujan menyanyikan lagu bagi hati yang retak dan letih,
mengajarkanku menangis tanpa harus terlihat perih.
Di antara gemetar angin dan bau tanah yang basah
aku belajar menerima luka tanpa harus mengalah
Rintik itu seperti biola sunyi di tengah gelap,
mengiringi langkahku yang tertatih dan hampir saja lenyap
Meski retak, hatiku masih menemukan pelajaran,
bahwa patah bukan akhir dari seluruh harapan.
Sebab hujan selalu berhenti setelah lelah menangis,
dan hati yang retak pun berhak kembali berbuah manis.
Mojokerto, 21 Januari 2026
Puisi ini ditulis oleh: Reyvan Maulid

Posting Komentar