5 Fakta Penting tentang Autism Awareness Month, Kamu Sudah Tahu?
![]() |
| Ilustrasi anak melukis di jendela (pixabay.com/Mimzy) |
Lalu sebenarnya, apa saja hal - hal yang dilewatkan dalam memahami Autism Awareness Month? Dalam pembahasan ini kita akan mengulas hal yang krusial mengenai Autism Awareness Month. Keep scrolling!
1. Bukan sekedar kasihan ketika menerima mereka
| Ilustrasi tersenyum (unsplash.com/Nathan Anderson) |
Memang belum diketahui penyebab autisme sendiri secara jelas. Akan tetapi, ada beberapa hal yang meningkatkan resiko seperti riwayat autisme dari keluarga, lahir prematur, dan kelainan gen. Mereka membutuhkan dukungan fisik dan emosional dalam melakukan kegiatan sehari-hari melalui perhatian yang tulus.
2. Fokus di kemampuan, bukan keterbatasan
![]() |
| ilustrasi anak kecil fokus belajar (pexels.com/Quà Trần) |
Untuk yang memiliki kecerdasan normal bahkan lebih tinggi mereka bisa belajar cepat, namun kesulitan berkomunikasi dan mengaplikasikan apa yang mereka pahami di kehidupan sehari-hari. Peran kita menjadi penting untuk membimbing mereka dalam belajar. Pembiasaan melakukan hal baik yang diulang-ulang secara rutin dapat menjadi metode untuk membimbing penderita autis.
3. Autism dikaitkan dengan kemampuan atau keunggulan di bidang tertentu
![]() |
| ilustrasi anak bermain puzzle (pexels.co/Mikhail Nilov) |
Hal ini bisa dibantu menggunakan media belajar yang tepat. Memberikan banyak pilihan media pembelajaran untuk mengetahui kemampuan mana yang dominan. Kemudian memberikan bimbingan yang tepat sesuai kemampuan tersebut. Lingkungan menjadi faktor krusial untuk perkembangan penderita autisme ini.
4. Autism itu spektrum, bukan satu kondisi yang sama
![]() |
| Ilustrasi anak bermain puzzle sendirian (pexels.com/Mikhail Nilov) |
Perbedaan dalam spektrum ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pola yang bisa mewakili semua orang. Setiap individu membawa pengalaman dengan cara dan konteks yang berbeda. Hal ini mengingatkan kita untuk memahami, bukan menyamakan.
5. Lingkungan yang mendukung sangat berperan dalam kehidupan mereka
![]() |
| Ilustrasi anak belajar menggambar ditemani ibunya (pexels.com/Vitaly Gariev) |
Ketika lingkungan lebih terbuka dan memahami, banyak potensi yang bisa berkembang dengan lebih baik. Sebaliknya, lingkungan yang tidak mendukung bisa membuat mereka merasa terhambat. Karena itu, peran lingkungan menjadi salah satu hal yang sangat krusial. Lingkungan yang memberikan ruang untuk bertumbuh akan memberikan rasa nyaman bagi penderita autisme.
Di momen Autism Awareness Month, setiap individu dengan autism memiliki cara berbeda dalam memahami dan menjalani hidup. Perbedaan bukan untuk diasingkan, melainkan dipahami sebagai bagian dari keberagaman manusia.
Referensi:
- https://www.alodokter.com/autisme
- Dewi S, Soufni M. (2024). Gangguan Autis pada Anak. Scientific Journal. Vol III No 6 (418 - 431). Tersedia di http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/22
***
Tentang Penulis
- Nadya Miftaqul Janah lahir di Surabaya. Pernah menjadi penulis cerpen di antologi buku berjudul “Renjana Nabastala”, menulis di Kompasiana dan IDN Times. Kesibukan penulis saat ini adalah menjadi tutor daring dan luring. Penulis dapat dihubungi di instagram: @nadya_miftaqul.
- Jejak karyanya dapat ditemukan melalui ruang digital yang ia rawat dengan penuh makna, menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang hangat dan menyentuh. Dari diam, lahir cerita yang hidup. Ia membagikan karyanya melalui Instagram @ssyiifalailaa serta Medium syiifalaila.medium.com, wadah bagi siapa pun yang ingin singgah, membaca, dan merasakan setiap cerita yang ia tuliskan.





Posting Komentar