[PUISI] Merawat Aksara di Riuhnya Semesta
Table of Contents
aku memilih pulang pada setiap kata yang kusirami sepenuh hati.
Aku tidak tahu pasti: Apakah ia akan mekar dan bersemi,
atau layu, kering, dan mati?
Enam tahun membersamai,
aku tak pernah luput sekali pun atas ia yang tak hentinya
membuatku kesal setengah mati.
Oh, Tuhan! Apakah ia tak bisa hidup kembali hanya karena
kusirami berkali-kali?
Katanya, ia hidup berkali-kali?
Bahkan ketika aku telat menyiraminya
hingga ia tak ingin menyapaku dengan wangi.
Merawat kata menumbuhkan makna.
Aku memahami bahwa ufuk literasi selalu merekah berkali-kali
ketika aku merawatnya setulus hati,
walaupun revisi ribuan kali.
Jepara, 26 Maret 2026
***
Tentang Penulis
Khamna Muzarofita, penulis dan aktivis literasi asal Jepara yang aktif berkarya sejak 2021, merupakan Awardee BISA Project Batch 2. Baginya, menulis adalah cara merawat makna dan harapan. Puisinya hadir dalam antologi nasional. Ia juga berperan sebagai pendidik, fasilitator, dan ambassador, serta meraih berbagai prestasi tingkat nasional hingga internasional. Jejaknya dapat dijelajahi melalui Instagram @cucuratuell.

Posting Komentar