12 Tips Membuat Judul Artikel yang Menarik agar Banyak Dibaca
Table of Contents
Konten Eksklusif
Masukkan username dan password untuk mengakses postingan ini:
Akses Dilindungi
Silakan bergabung ke Verified Member untuk membaca artikel premium.
Gabung Sekarang![]() |
| seorang penulis sedang fokus menyusun judul artikel (pexels.com/http://www.kaboompics.com/) |
Judul merupakan hal pertama yang dilihat pembaca sebelum memutuskan membuka sebuah artikel. Oleh karena itu, kemampuan membuat judul yang menarik menjadi salah satu keterampilan penting yang wajib dimiliki setiap penulis.
Banyak penulis pemula menghabiskan waktu berjam-jam menyusun isi artikel, tetapi hanya membutuhkan beberapa menit untuk membuat judul. Padahal, sebagus apa pun isi sebuah artikel akan sulit dibaca apabila judulnya kurang menarik, terlalu umum, atau bahkan sama dengan ratusan artikel lain yang sudah beredar di internet.
Membuat judul artikel sebenarnya tidak memiliki rumus yang benar-benar baku. Namun, ada beberapa prinsip yang dapat diterapkan agar judul lebih menarik perhatian pembaca sekaligus tetap relevan dengan isi tulisan. Berikut 12 tips yang bisa kamu terapkan sebelum mulai menulis artikel.
1. Tentukan topik artikel sebelum membuat judul
Banyak orang langsung menulis judul ketika mendapatkan ide, padahal langkah yang lebih tepat adalah menentukan topik terlebih dahulu. Dengan mengetahui topik utama, kamu akan lebih mudah menyusun judul yang fokus dan tidak melebar ke mana-mana.
Misalnya kamu ingin membahas tentang produktivitas mahasiswa. Topik tersebut masih sangat luas sehingga perlu dipersempit sebelum dijadikan judul artikel.
Contoh:
❌ Tips Menjadi Mahasiswa
✅ 7 Cara Mengatur Waktu bagi Mahasiswa agar Tetap Produktif
Judul kedua jauh lebih jelas karena pembaca langsung mengetahui siapa targetnya dan manfaat yang akan diperoleh setelah membaca artikel.
2. Buat beberapa alternatif judul
Jangan puas hanya karena menemukan satu judul yang menurutmu menarik. Biasakan membuat beberapa alternatif judul sebelum menentukan mana yang paling sesuai dengan isi artikel.
Sering kali ide terbaik justru muncul setelah kamu menuliskan beberapa pilihan. Dengan membandingkan satu judul dengan judul lainnya, kamu dapat memilih susunan kata yang lebih kuat dan mudah dipahami pembaca.
Contoh alternatif judul:
- 7 Cara Menulis Artikel bagi Pemula
- 5 Langkah Menulis Artikel agar Mudah Dipahami
- 6 Tips Menulis Artikel yang Menarik
- 8 Kesalahan Menulis Artikel yang Sering Dilakukan Pemula
Dari beberapa pilihan tersebut, kamu bisa mempertimbangkan mana yang paling relevan dengan isi artikel yang akan ditulis.
3. Cari judulmu di Google atau internet terlebih dahulu
Sebelum mulai menulis, biasakan melakukan pencarian sederhana melalui Google menggunakan judul yang sudah kamu buat. Langkah ini penting untuk mengetahui apakah judul tersebut sudah digunakan oleh banyak penulis atau belum.
Jika ternyata sudah ada banyak artikel dengan judul yang sama persis, sebaiknya ubah susunan kalimatnya. Sebaliknya, apabila belum ada atau hanya terdapat beberapa judul yang mirip, kamu bisa mempertimbangkan untuk tetap menggunakannya dengan memberikan sudut pandang yang berbeda.
Sebagai contoh, kamu ingin menggunakan judul:
7 Cara Menulis Artikel bagi Pemula
Setelah dicari di Google ternyata sudah banyak artikel yang menggunakan judul tersebut. Kamu dapat mengubahnya menjadi:
7 Langkah Menulis Artikel yang Baik agar Mudah Dipahami Pembaca
Perbedaannya memang tidak terlalu jauh, tetapi judul kedua memiliki nilai tambah karena lebih spesifik dan menjelaskan manfaat yang diperoleh pembaca.
4. Gunakan angka secara sewajarnya
Penggunaan angka merupakan salah satu cara yang paling sering digunakan dalam artikel bertipe listicle. Angka membuat pembaca mengetahui gambaran isi artikel bahkan sebelum mereka mulai membaca pembahasannya.
Namun, gunakan angka sesuai kebutuhan. Jangan memaksakan membuat judul "50 Tips" apabila pembahasannya sebenarnya hanya cukup untuk lima poin saja.
Contoh:
- 5 Rekomendasi Platform Menulis Penghasil Cuan
- 7 Tips Belajar Matematika agar Lebih Mudah Dipahami
- 10 Kebiasaan Penulis Produktif yang Patut Dicoba
Angka membuat judul terlihat lebih jelas sekaligus memberikan ekspektasi kepada pembaca mengenai isi artikel.
5. Gunakan kata tanya untuk memancing rasa penasaran
Tidak semua judul harus diawali dengan angka. Sesekali kamu juga dapat menggunakan kalimat tanya untuk membangun rasa ingin tahu pembaca.
Teknik ini cocok digunakan apabila artikelmu bertujuan menjelaskan suatu fenomena atau menjawab pertanyaan yang sering muncul.
Contoh:
- Mengapa Langit Berwarna Biru?
- Kapan Manusia Dapat Tinggal di Mars? Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Mengapa Banyak Orang Sulit Konsisten Menulis?
Pastikan pertanyaan yang digunakan benar-benar dijawab di dalam artikel agar pembaca tidak merasa tertipu.
6. Tawarkan manfaat yang jelas kepada pembaca
Salah satu alasan seseorang membuka artikel adalah karena mereka ingin mendapatkan solusi. Oleh sebab itu, usahakan judul menunjukkan manfaat yang akan diperoleh setelah membaca tulisanmu.
Bandingkan dua judul berikut.
❌ Tips Skripsi
✅ 7 Tips Menyelesaikan Skripsi agar Tidak Mudah Menyerah
Judul kedua lebih menarik karena pembaca langsung mengetahui manfaat yang ditawarkan.
7. Gunakan kata yang menggugah emosi
Beberapa kata mampu membangkitkan rasa penasaran, harapan, bahkan kekhawatiran pembaca. Penggunaan kata-kata seperti ini dapat membuat judul terasa lebih hidup selama tetap digunakan secara wajar.
Contoh:
- 5 Hal yang Harus Dipikirkan sebelum Tidur agar Hari Esok Lebih Baik
- 7 Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menghambat Kesuksesanmu
- 5 Kesalahan Belajar yang Tanpa Disadari Sering Dilakukan Siswa
Hindari penggunaan kata yang terlalu berlebihan hanya untuk mendapatkan klik. Judul yang baik tetap harus sesuai dengan isi artikel.
8. Gunakan formula "resep rahasia"
Salah satu formula judul yang cukup menarik adalah menggunakan kata-kata yang menunjukkan adanya teknik atau rahasia tertentu. Formula ini membuat pembaca merasa akan memperoleh informasi yang tidak biasa.
Contoh:
- 5 Teknik Memasak ala Jepang, dari Karaage hingga Teriyaki
- 7 Rahasia Belajar Efektif yang Jarang Diketahui Pelajar
- 5 Strategi Menulis Artikel agar Lebih Cepat Selesai
Gunakan formula ini secara wajar dan pastikan isi artikel benar-benar memberikan pembahasan yang bermanfaat.
9. Cobalah membuat judul yang lebih catchy
Tidak semua judul harus terdengar formal. Untuk target pembaca tertentu, judul yang lebih santai dan dekat dengan bahasa sehari-hari justru terasa lebih menarik.
Sebagai contoh, artikel bertema pengembangan diri dapat menggunakan judul seperti berikut.
- 5 Tips agar Tidak Gila di Usia Muda, Jaga Pikiran Tetap Waras
- 5 Cara Move On dari Crush, Ternyata Gak Sesulit Itu
Meski terdengar santai, tetap pastikan pilihan katanya sopan, tidak menyinggung pihak tertentu, dan sesuai dengan karakter media tempat artikel akan dipublikasikan.
10. Judul sederhana juga bisa menarik
Sebagian penulis mengira bahwa judul yang menarik harus selalu terdengar unik atau bombastis. Padahal, banyak judul sederhana yang justru berhasil memperoleh banyak pembaca karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh:
- 5 Alasan Seseorang Online tetapi Tidak Membalas Chat
- 7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Sulit Bangun Pagi
- 5 Penyebab Laptop Cepat Lemot yang Sering Diabaikan
Topik-topik seperti ini terasa dekat dengan pengalaman pembaca sehingga lebih mudah menarik perhatian.
11. Jadikan judul sebagai janji kepada pembaca
Judul merupakan gambaran pertama mengenai isi artikel. Oleh karena itu, jangan membuat judul yang terlalu berlebihan apabila pembahasannya tidak mampu memenuhi ekspektasi pembaca.
Misalnya kamu menulis judul:
7 Kesalahan Menulis Artikel yang Sering Dilakukan Penulis Pemula
Maka isi artikel benar-benar harus membahas tujuh kesalahan tersebut, bukan justru berisi kumpulan tips menulis secara umum. Kesesuaian antara judul dan isi akan membuat pembaca lebih percaya terhadap tulisanmu.
12. Jangan takut merevisi judul
Banyak penulis berpengalaman justru menganggap judul pertama hanyalah judul sementara. Setelah artikel selesai ditulis, mereka akan membaca ulang keseluruhan isi sebelum memutuskan apakah judul tersebut masih relevan atau perlu diperbaiki.
Tidak ada salahnya mengubah beberapa kata, menambahkan manfaat, atau memperjelas target pembaca apabila hal tersebut membuat judul menjadi lebih baik. Anggap proses revisi sebagai bagian dari penyempurnaan tulisan, bukan sebagai tanda bahwa kamu gagal membuat judul sejak awal.
Membuat judul artikel yang menarik bukan hanya soal merangkai kata-kata yang terdengar bagus. Judul harus mampu mewakili isi artikel, menarik perhatian pembaca, sekaligus memberikan gambaran manfaat yang akan diperoleh setelah artikel selesai dibaca.
Mulai sekarang, jangan terburu-buru menentukan judul hanya karena ingin segera menulis. Luangkan waktu beberapa menit untuk membuat beberapa alternatif, melakukan pencarian di Google, lalu pilih judul terbaik yang paling sesuai dengan isi tulisan.
Dengan kebiasaan sederhana tersebut, peluang artikelmu untuk dibaca dan memberikan manfaat kepada lebih banyak orang tentu akan semakin besar. Jadi, apakah sudah siap dan yakin untuk menulis judul artikelmu?

Posting Komentar