4 Langkah Tetap Fokus Saat Quarter Life Crisis
![]() |
| ilustrasi seseorang sibuk scrolling (pexels.com/Vitaly Gariev) |
Melewati fase Quarter-Life Crisis memang tidaklah mudah, ada kalanya kita merasa tertinggal dengan teman-teman yang sudah berada di titik aman kehidupannya. Akan tetapi, tidaklah baik untuk kita tetap berada di dalam kecemasan tersebut dan mulai berfokus pada potensi diri kita sendiri. Berikut ini adalah 4 Langkah yang bisa dilakukan agar tetap fokus dalam kehidupanmu. Yuk, simak sampai poin terakhir.
1. Mengenali Dirimu Sendiri
![]() |
| ilustrasi perempuan sedang bercermin (pexels.com/Zura Modebadze) |
Kegiatan atau skill apa yang kamu gemari, pendirian yang kamu pegang secara teguh, dan sebagainya hanya dipahami sepenuhnya oleh diri kamu sendiri. Hanya ketika kamu mengetahui kehidupan apa yang ingin kamu jalani barulah kamu bisa menentukan langkahmu sendiri.
2. Memulai dari Langkah Kecil
![]() |
| ilustrasi seorang sedang menulis (pexels.com/Jakub Zerdzicki) |
Dengan demikian, mulailah mengejar impianmu dengan langkah kecil bertahap yang realistis dan biarkan perkembanganmu mengalir secara konsisten. Catat dan buatlah rencana terkait target yang ingin kamu usahakan supaya lebih mudah dalam mengusahakannya satu persatu.
3. Menghargai Pencapaian-Pencapaian Kecil
![]() |
| ilustrasi piala kemenangan (pexels.com/RDNE Stock project) |
Cobalah untuk mulai merayakan setiap pencapaian dirimu dan percayalah bahwa usahamu tidak akan mengkhianatimu. Setiap pencapaian, sekecil apapun itu layak dirayakan. Jadi, teruslah mengusahakan yang terbaik setiap momen dan kesempatan yang ada.
4. Kelilingi Dirimu Dengan Orang yang Tepat
![]() |
| ilustrasi perkumpulan pemuda produktif (pexels.com/Matheus Bertelli) |
Lingkungan adalah salah satu faktor terbesar dalam perkembangan diri seseorang. Hal ini dikarenakan setiap orang yang berinteraksi denganmu dapat membentuk kebiasaan dan pemikiran dalam dirimu.
Dengan demikian, alangkah baiknya kita selalu mengelilingi diri kita dengan mereka yang membantu perkembangan dirimu dalam bentuk ilmu, adab, dan keterampilan. Janganlah kita mengelilingi diri kita dengan mereka yang menjerumuskanmu dengan sifat negatif.
Pada kesimpulannya, mencemaskan pilihan hidup dan masa depan adalah salah satu langkah dari kedewasaan yang harus kita taklukan. Kehidupanmu dibentuk oleh tanganmu sendiri dan tidak bergantung dengan uluran tangan dari orang lain. Oleh karena itu, tetaplah berfokus untuk perkembangan diri dan jalan menuju tujuan hidupmu akan terbuka dengan sendirinya.
***
Tentang Penulis
Rizqia Azzahro, perempuan kelahiran Tangerang yang sejak kecil tertarik dengan dunia sastra. Menulis adalah media ia bisa mencurahkan isi pikirannya yang terus bergejolak bersamaan dengan bertambahnya pengalaman hidup. Kini, ia fokus untuk konsisten menulis di berbagai media. Tulisannya dapat ditemukan di Medium dengan username @rizqia_azzahro.





Posting Komentar